( N ) Purnama Terindah ku



picture by  +Pendaki Indonesia  


Saat lelah mu jadikanlah tubuhku terutama bahuku sebagai tempat pulang mu, tempat ternyaman dalam hidup mu. Matamu boleh saja kau taruh dalam laki-laki lain, namun cukup aku saja yang kau perlihatkan purnama yang damai di ke dua bola matamu padaku. Begituhalnya sebaliknya.


Selamat pagi kau kekasihku, impian ku di masa yang akan datang. Selamat menikmati kopi mu, mungkin seleramu tak sama denganku namun jika aku hitam kau boleh saja jadi susu nya, penyeimbang rasa dalam cangkir kecil mu. Atau barang kali kau mau menambahkan gula atau madu, namun aku rasa kau tak perlu lakukan itu. Kau sudah cukup dari pada gula atau pun madu. 


Aku akan selalu iri pada cangkir kopi mu, yang selalu menjadi pengecup pertama bibir merah jambu mu.

Maaf kan aku yang sedang berada di kejauhan, aku selalu menitipkan rindu pada sayap-sayap kecil. Semoga rinduku tak sendirian, semoga rinduku bermuara dengan rindumu. Jadilah pertemuan terjadi, agar aku bisa mengurangi sedikit beban ini. Rindu ini sangat berat, kau jangan lakukan sendirian, ajak aku sayang.


Malam terjadi, di dalam kepalaku yang gulita, namamu adalah lentera satu remang, segala penyejuk. Jadi jangan sempat marah padaku, baik-baiklah padaku. Sebaab tak ada yang lebih bersedih selain diriku saat kau lelah dan lenganku terlalu jauh untuk menjamah. Maaf kan aku sayang. N.

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Post a comment